Cinta...
Kata yang mungkin paling banyak diakrabi oleh manusia di muka bumi ini...
Bergam cara dalam pengekspresian kata tersebur..
1 januari di 2012,...
Ada seorang ibu disertai seorang cucunya, mampir di warungku,,, Si ibu belanja buat kebutuhan sehari-harinya.. Itu biasa...
kemudian ia menawari cucunya untuk jajan... kontan saja si anak gembira
.. berteriak tertawa riang. ia meneriakan apa yang diingininya. Pengen "pulpen" ... si nenek bertanya .. pulpen? Buat apa pulpen,, nanti dipakai yang tidak-tidak, dipakai corat-coret. buku cepet abis, tembok ramai , baju kotor.. Sudah jajan yang lain saja. si anak merengek tetep pingin pulpen saja. Si nenek : jajan itu makanan, jangan yang kaya gituan ga ada gunanya... Sudah ga usah jajan sekalian. akhirnya si anak milih permen. Pulpen yang di ingini itu harganya 2000 perak, dan permen 1000.
Akhirnya selesailah ritual belanjanya si nenek, kembali ke luar..
....
kejadian itu bukan yang pertama, sudah beberapa orang yang seperti itu, ada yang ibu dan anak, nenek dan cucu...
kebetulan, sore harinya hujan... ga banyak yang mampir di warung. merenung sendiri ... hati saya mengatakan, kalau saya yang di posisi si nenek, maka akan dengan senang hati kubelikan pulpen.. saya fikir, dengan pulpen, anak akan senang karena keinginannya tercapai, yang lebih ia akan punya alat untuk berkreasi mengekspresikan dirinya... walau yang keluar hanya corat-coret benang kusut. Lukisan awan berarak didinding dan kartun cacing di baju.
Pulpen juga bisa buat anak anteng bermain... anak kalau punya yang disuka ia akan anteng.. maka kemungkinan untuk jajan yang lain akan menipis. pulpen juga kemungkinan habis dalam satu harinya sedikit sekali, bisa dua bahakan berhari-hari baru habis.... Harganya 2000 perak.
maka kubandingakan dengan permen...
memang hanya habis 1000. Permen kalau di lihat kandungannya , ada pemanis buatan,pewarna buatan pengawet buata dan segala macam buatan lagi bahan yang tidak bisa di urai dengan aman oleh tubuh. singkat kata kurang baik buat kesehatan. Anak-anak kalau makan permen tidak di emut, melainkan dikunyah,, alhasil cepat habislah ia.. mungkin sampai di rumah sudah habislah ia.. paling lama 1 satu hari permen 1000 perak ada di kantong. Permen tidak membuat anak anteng bermain,, maka ia akan mencari kesenangan lainnya dan kemungkinan minta jajanan lain sangatlah banyak.. Tapi memang permen masuk ke mulut dan k perut.
..........
Kuhitung,kuperbandingkan .. hasil kalkulasiku,, ternyata murahan 2000 perak...
lalu terbersit, mengapa bisa begitu, ibu dan nenek milih permen... apa ia tidak mencintai anak cucunya,, Jawaban hatiku tidak. takan diajaknya bersa, ditawari jajan pula, kalau tidak mencintainya. lalu..
Pola fikirnya yang membuatnya berbuat demikian, bukan rasa cintanya....
Desta
Hari ke 2 di 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar