Minggu, 09 Mei 2010

Membuta Cinta

Cinta...
Kata yang mungkin paling banyak diakrabi oleh manusia di muka bumi ini...
Bergam cara dalam pengekspresian kata tersebur..
1 januari di 2012,...
Ada seorang ibu disertai seorang cucunya, mampir di warungku,,, Si ibu belanja buat kebutuhan sehari-harinya.. Itu biasa...
kemudian ia menawari cucunya untuk jajan... kontan saja si anak gembira
.. berteriak tertawa riang. ia meneriakan apa yang diingininya. Pengen "pulpen" ... si nenek bertanya .. pulpen? Buat apa pulpen,, nanti dipakai yang tidak-tidak, dipakai corat-coret. buku cepet abis, tembok ramai , baju kotor.. Sudah jajan yang lain saja. si anak merengek tetep pingin pulpen saja. Si nenek : jajan itu makanan, jangan yang kaya gituan ga ada gunanya... Sudah ga usah jajan sekalian. akhirnya si anak milih permen. Pulpen yang di ingini itu harganya 2000 perak, dan permen 1000.
Akhirnya selesailah ritual belanjanya si nenek, kembali ke luar..
....
kejadian itu bukan yang pertama, sudah beberapa orang yang seperti itu, ada yang ibu dan anak, nenek dan cucu...
kebetulan, sore harinya hujan... ga banyak yang mampir di warung. merenung sendiri ... hati saya mengatakan, kalau saya yang di posisi si nenek, maka akan dengan senang hati kubelikan pulpen.. saya fikir, dengan pulpen, anak akan senang karena keinginannya tercapai, yang lebih ia akan punya alat untuk berkreasi mengekspresikan dirinya... walau yang keluar hanya corat-coret benang kusut. Lukisan awan berarak didinding dan kartun cacing di baju.
Pulpen juga bisa buat anak anteng bermain... anak kalau punya yang disuka ia akan anteng.. maka kemungkinan untuk jajan yang lain akan menipis. pulpen juga kemungkinan habis dalam satu harinya sedikit sekali, bisa dua bahakan berhari-hari baru habis.... Harganya 2000 perak.
maka kubandingakan dengan permen...
memang hanya habis 1000. Permen kalau di lihat kandungannya , ada pemanis buatan,pewarna buatan pengawet buata dan segala macam buatan lagi bahan yang tidak bisa di urai dengan aman oleh tubuh. singkat kata kurang baik buat kesehatan. Anak-anak kalau makan permen tidak di emut, melainkan dikunyah,, alhasil cepat habislah ia.. mungkin sampai di rumah sudah habislah ia.. paling lama 1 satu hari permen 1000 perak ada di kantong. Permen tidak membuat anak anteng bermain,, maka ia akan mencari kesenangan lainnya dan kemungkinan minta jajanan lain sangatlah banyak.. Tapi memang permen masuk ke mulut dan k perut.
..........
Kuhitung,kuperbandingkan .. hasil kalkulasiku,, ternyata murahan 2000 perak...
lalu terbersit, mengapa bisa begitu, ibu dan nenek milih permen... apa ia tidak mencintai anak cucunya,, Jawaban hatiku tidak. takan diajaknya bersa, ditawari jajan pula, kalau tidak mencintainya. lalu..
Pola fikirnya yang membuatnya berbuat demikian, bukan rasa cintanya....

Desta
Hari ke 2 di 2012

Minggu, 02 Mei 2010

Surat An Naba - Abu Usamah

Tak perlu jadi ksatria... Cukuplah jadi Pemberani


Usahlah takut dunia tidak memahami dirimu
Berjuanglah tuk pahaminya...

Usahlah takut kekurangan rezeki...
Selalu syukuri pa yang telah diperoleh...

Usahlah takut kehilangan peluang...
Berkreasilah tuk ciptakan peluang...

Tak perlu minder dengan segala kekurangan diri...
Eksplorasilah apa potensi yang dimiliki...

Tak perlu takut dengan hari esok...
Nikmatilah detik ini sebagai anugrah...


Beranilah tuk jadi dirimu sendiri.....

Disanalah kesuksesan sejatinya....

Jumat, 23 April 2010

Doa Yang lain


Yaa Rabb...
Ku tahu hamba tidak setampan yusup,setegar ayub,segagah musa,seperkasa daud,sesabar ismail,sekaya Sulaiman apalagi semulya kekasihMu Muhammad SAW... Karenanya Hamba tidak memohon Khadijah yng mulia,maryam atau Hajar yang sabar... atau pun Aisyah Wanita cantik mulia kekasih kekasihMu...
Hamba hanya anak manusia akhir zaman yang berusaha untuk meraih ridhamu dan memerlukan pendamping wanita akhir zaman yang bisa bersama-sama mengarungi samudra tuk sampai di haribaanMu.. yang mau mengingatkan dikala hamba lupa, menegur dikala hamba lalai... yang mau bermanja-manja walau hamba kasar,merajuk walau hamba pelit... Dan ikhlas dengan segala kekurangan hamba yang baru di ketahui kemudian, yang mau saling memayungi kala hujan tiba,saling menuntun kala jalanan licin,saling mendukung kala tebing terjal harus didaki...
Yang menjadikan cinta sebagai hiasan ikatan, mawadah pengikat hubungan warahmah perekat jalinan dan amanah sebagai visi tuk menggapai ridhaMu.
Yaa Rabb...
Ku malu banyak memohon.... karena ku tahu tidak sempurna abdi hambaMu ini... Tapi kemana lagi ku harus memohon selain padaMu...

Selasa, 20 April 2010

Doa Minta Bulan





Tuhan...

Bolehkan aku mengintip sedikit, cukup wajahnya saja Tuhan, siapa yang jadi istriku kelak… Karena, jika telah kuketahui sosoknya sebelumnya.. Aku tak perlu khawatir akan keraguanku.

Pun, jika dia masih jauh dari jangkauanku, dengan senang hati aku akan memperjuangkannya, meskipun harus bercucur keringat darah karenanya.

Tuhan...

Tahukah Engkau Tuhan... Karena Engkau begitu pelit dengan segala rahasia-Mu, telah banyak hati yang terzalimi. Bahkan mungkin, nyaris melakukan tindakan yang jauh dari ampunan-Mu, yaitu merebut minuman yang harusnya menjadi hak serangga. Tak kasihan kah kau pada serangga itu Tuhan...

Ah! Maaf Tuhan... Jadi OOT. Jangan di-bata ya Tuhan.. :D

Tuhan..

Jika memang Engkau kekeuh tak berkenan memberi bocoran, pun tak mempan suap, it's ok Tuhan.

Aku pasrahkan semuanya dalam kehendak-Mu…

Jika kau memaksa menjodohkanku dengan Sandra Dewi, aku pun tak punya pilihan lain untuk menolak Tuhan...

Tapi, kurasa kasihan nanti.. Dunia akan gempar! Para ilmuwan akan panik! Mengetahui fenomena alam ini. Karena dalam era modern seperti sekarang, mu'jizat sudah dianggap hal yang absurd!

Untuk itu, tak perlulah Engkau memaksakan jodohku seorang wanita sempurna fisiknya Tuhan. Cukuplah, seorang yang membuatku nyaman ketika bersamanya.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

Tak perlulah dari keluarga ningrat. Cukuplah, jika ia dan keluarganya ikhlas menerimaku dan keluargaku menjadi bagian keluarga mereka, sama seperti keikhlasanku dan keluargaku menerima mereka menjadi keluarga kami yang baru.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS.Al-Hujurat(49):13).

Tak perlu memiliki harta melimpah, tapi cukuplah ia gemar bersedekah.

...dan persetubuhan salah seorang dari kalian (dengan isterinya) adalah shadaqah." [alhadits]

Tak perlu berbudi pekerti luhur, tapi semoga ia bukan wanita keras kepala, tipis nuraninya, dan buta mata hatinya.

Tak perlu memiliki kecerdasan dan tingkat intelejensia di atas rata-rata, tapi cukuplah jika ia sadar dengan kerelaan menyerahkan diri sepenuhnya dalam tanggung jawabku.

Tak perlu harus selalu memahamiku, tapi cukuplah ia jika tak memberatkanku.

Tak perlu harus selalu melayaniku, tapi cukuplah jika ia ikhlas dalam keterpurukanku.

Tak perlu harus pintar masak, tapi cukuplah jika ia sadar dan mengerti bahwa dalam makanan ada keberuntungan, dan keberuntungan itu 'mahal'. Yang harganya tak bisa terbeli dengan ke'mubazir'an.

Tak perlu harus pintar mengurus rumah, tapi cukuplah jika ia bisa menjaga kehormatan 'rumah'. Orang jawa bilang: Mikul dhuwur, mendhem jero.

Tak perlu harus pintar dalam mendidik anak, tapi cukuplah jika ia tahu dan sadar, bahwa waktu kebersamaan tak bisa digantikan uang jajan. Dan, kasih sayang tak bisa digantikan maaf dan penyesalan.

Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).

Tak perlu seorang alim, tapi cukuplah jika ia bersedia mengingatkanku dan mau kuingatkan jika masing-masing dari kami berada dalam kekhilafan.

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).

Ah! Requestku kebanyakan ya Tuhan...

Maaf ya Tuhan..

Tapi, bagaimanapun ia, jika ia pilihan-Mu, aku yakin itu terbaik untukku...

Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rizki yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).


Last but Not Least Tuhan…

Ada ulama yang mengatakan, "Jodoh itu di Tangan Tuhan, tapi kalau ga diambil ya di Tangan Tuhan terus!"

Apa itu benar Tuhan?

Ah! Rahasia lagi...

No Prob Tuhan..

Karena aku tahu, dibalik semua rahasia-Mu, terdapat kebaikan yang memaksa setiap orang untuk terus meningkatkan ikhtiar dan tawakkalnya.

"Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah." (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49)

Akhirul kalam..

Terima kasih Tuhan telah mendengarkan rajukanku, hamba-Mu yang manja ini..

Ttd

RAHASIA‼!

(Emangnya Tuhan doang yang bisa maen rahasia2an! :p)

"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui." (QS. An Nuur (24) : 32).


Sumber

Selasa, 09 Maret 2010

Saat Kebingungan


Dalam hidup ini susah senang merupakan bagian yang tidak bisa di tiadakan. Suatu saat dalam kesenangan di lain saat datang kesusahan. Kala senang datang maka selamanya ingin tetap demikian. Namun kala susah melanda ingin segera beranjak,, waktupun terasa lambat..

Problematika kehidupan datang bergantian...
Namun ada kalanya datang suatu saat yang menjadikan kita kehilangan arah dalam hidup ini. Masalah kesusahan seolah tak mau beranjak.. satu datang ditambah dengan yang lain... Ini seperti yang berjalan menanjak. ketika mendaki yang ada dihadapan hanya tebing menghadang... kanan kiri jurang menganga. Onak duri mengahadang.... Tapi Kalau terus mndaki dan sampai di puncak maka terbentanglah ngarai yang indah..Langit tak bertepi...
Demikian juga dalam kehidupan ini... Ketika problematika kehidupdn ini menghalangi pandangan kita, menciutkan nyali.. yang diperlukan.. tetapkan dalam hati perjalanan ini ada puncaknya... maka melangkahlah setapak demi setapak... Maka jangan tercengang ketika suatu saaat sampai di awan putih...